MT_Kuliah :
Sistem Basis Data
Nama :
Febri Andika Putra
BP :
161100163
Dosen : Liranti Rahmaelina, M.Pd.T
LAPORAN SISTEM BASIS DATA
P-1/P-3
A. Pendahuluan
Basis data adalah kumpulan informasi yang disimpan di
dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu
program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Bisa
dibayangkan bahwa basis data sama dengan sebuah lemari arsip, yang berisi
informasi di dalamnya dan bisa dilihat untuk suatu keperluan. Basis Data
berasal dari kata Basis yang berarti markas atau gudang yang berfungsi sebagai
tempat berkumpul, dan Data yaitu representasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu
objek seperti : manusia, barang, hewan, peristiwa, konsep, keadaan, dsb. yang
direkam dalam bentuk angka, huruf, simbol, teks, gambar, bunyi, atau kombinasi
diantara semuanya.
B. Tujuan
1. Mengetahui
Konsep Basis Data
Kumpulan
data saling berhubungan atau mempunyai relasi (hubungan), dan relasi
juga ditunjukkan dengan sebuah key (kunci).
2. Mengetahui
Manfaat dari Basis Data
· Kecepatan
dan kemudahan (speed)
· Efisiensi
ruang penyimpanan (space)
· Keakuratan
(accuracy)
· Ketersediaan
(availability)
· Kelengkapan
(completeness)
· Keamanan(security)
· Kebersamaan
pemakai (sharebility)
3. Mengetahui
Keunggulan dan Kelemahan Basis Data
a. Keunggulan
· Terkontrolnya
kerangkapan data
· Terpeliharanya
kekonsistenan data
· Data
dapat dipakai secara bersama
· Dapat
diterapkan standarisasi
· Keamanan
data terjamin
· Terpeliharanya
integritas data
· Terpeliharanya
keseimbangan antara kebutuhan data yang berbeda dalam setiap aplikasi
· Kemandirian
data (data indendence)
b. Kelemahan
· Sistem
lebih rumit
· Lebih
mahal
· Bila
ada akses yang tidak benar, kerusakan dapat terjadi
· Kerusakan
software dan hardware dapat terjadi, karena semua data ditempat terpusat
· Proses
pemeliharaan dapat memakan waktu karena ukurannya yang besar
· Proses back
up data memakan waktu
C. Manfaat
1. Sebagai
komponen utama dalam sistem informasi
2. Mengatasi
kerangkapan data (redudancy data)
3. Menghindari
terjadinya inkonsistensi data
4. Mengatasi
kesulitan dalam mengakses data
5. Menyusun
format yang standar dari sebuah data
6. Penggunaan
oleh banyak pemakai (multiple user)
7. Melakukan
perlindungan dan pengamanan data
>>>Lankah Kerja
A. Membuat file basis data
Kasus :
Sebelum membuat tabel ,
terlebih dahulu anda harus menentukan tabel apa saja yang akan dibuat. Serta
kolom apa saja yang akan disertakan pada table tersebut. Misalnya pada database
akademik, akan dibuat tabel Dosen, Mahasiswa, Matakuliah, dll. Misalnya untuk
tabel dosen yang akan terdiri dari kolom Kode Dosen, Nama Dosen, NIP, Alamat,
dll.
Cara membuat Tabel :
1. Jalankan Microsoft Accses
2. Berhubungan saya memakai yang 2007 tapi gak
jauh beda kok ok kita lanjut. Pilih Featuring
3. Pilih Blank Database
4. Silahkan tukar nama
databasenya sesuka anda dan create
5. Untuk laman kerja pilihlah
create
6. Lalu Tabel Desing untuk
pembuatan tabel/pertabel
7. Setelah itu lanjut dengan
klik kanan dan save as nama tabelnya lalu ubah sesuka anda dan lajutkan
pengisian data
8. Setelah
Save pilih tipe data pada
kotak Data Type untuk masing-masing field.
9. Pada kotak bagian bawah , yaitu Tab
General , tentukan besarnya ukuran field atau banyaknya karakter pada
baris Field Size.
10. Ulangi langkah 5 - 9 untuk nama field yang lainnya.
11. Untuk menghapus tabel
silahkan klik kanan dan pilih close
10) Simpan tabel.
11) Pada kotak save As, isikan
Nama Tabel yang anda buat
12) Klik OK
>>>Kesimpulan.
Dengan
pengolaan fitur data yang lengkap, access dapat di manfaatkan untuk
menunjang data perkantoran skala kecil maupun skala besar. Memudahkan kita
dalam mencari data dengan cepat. fitur Tabel, memungkinkan kita membuat
antarmuka aplikasi pengolahan data dan laporan menjadi lebih mudah dan cepat.
***Data
Type pada Access
1. Text, yaitu data yang bisa diisi dengan nilai kombinasi
antara text dan number, dengan maximum karakter sebanyak 255 karakter.
2. Memo, sama saja dengan jenis Text, hanya
saja memiliki jumlah karakter maksimum yang lebih banyak, yaitu 63,999
karakter.
3. Number, yaitu data dengan jenis number
(angka) yang digunakan untuk kalkulasi matematika dan keperluan lainnya.
Umumnya number ini terdiri dari 1, 2, 4 dan 8 bytes data. Khusus untuk number
jenis Replication ID mempunyai 16 bytes data
4. Date/Time, yaitu data dengan jenis tanggal, waktu atau
penggabungan dari tanggal dan waktu.
5. Currency, yaitu data dengan jenis number, hanya saja pada
awal angka selalu disertakan symbol currency default sesuai dengan regional
setting yang digunakan, misalnya Rp, $, dll. Currency dapat menggunakan angka
dengan 15 digit dibelakang desimal dan 4 digit sesudah desimal.
6. AutoNumber, yaitu data yang tidak dapat kita isi secara
manual melainkan ia terisi secara otomatis oleh Access, baik secara menjumlah
ataupun random (acak).
7. Yes/No, yaitu data dengan jenis hanya 2 pillihan yaitu Yes
(-1 atau True) atau No (0 atau False). Format yang tersedia adalah : Yes/No,
True/False, dan On/Off.
8. OLE Object, yaitu data yang diambil dari system OLE seperti
Microsoft Excel spreadsheet, Microsoft Word document, graphics, sounds, atau
data-data biner lainnya baik yang dilink ataupun dimasukkan secara permanen
(embedded) kedalam table Microsoft Access.
9. Hyperlink, yaitu type data yang digunakan untuk menyimpan
alamat internet atau file yang ditunjukkan melalui alamat URL.
10. Attachment, yaitu data type yang digunakan untuk menyimpan
attachment file yang berformat apa saja (bebas, bisa file gambar, file suara,
dll).
***Selain 10 data type diatas, ada dua fasilitas tambahan khusus
untuk field di dalam Microsoft Access, yakni:
I. Calculated,
yaitu fasilitas yang berguna untuk menghitung operasi matematika antara field
yang satu dengan field yang lainnya. Misalnya, kita bisa menjumlahkan field A
dengan field B, dll.
II. Lookup Wizards, yaitu fasilitas combo box (list) yang dibuat
secara wizard sehingga kita dapat memilih (lookup) suatu data dari daftar pada
table lainnya.
Penjelasan pada menu creat :
A. Icon perintah Table digunakan untuk membuat tabel database baru.
Selanjutnya user pada tabel kosong baru. Hal pertama mengisi tabel tersebut
dengan record, user perlu memberi nama field (judul tabel di sebelah atas).
Untuk memberi nama pada tiap field, klik dua kali field yang diinginkan. Adapun
field yang tidak diinginkan, cukup kosongi saja, maka secara otomatis field
kosong tersebut akan terhapus oleh sistem.
B. Sedangkan icon Table Templates digunakan untuk membuat tabel
database baru berdasarkan contoh-contoh yang sudah tersedia di MS Access 2007.
Dengan menggunakan icon perintah ini user mendapatkan kemudahan dalam pembuatan
database. User tinggal memilih salah satu contoh yang telah tersedia. Kemudian
user hanya perlu melakukan kustomisasi seperlunya.
C. Icon Sharepoint Lists digunakan untuk membuat daftar titik
penyimpanan data yang sedang dibuat.
D. Adapun icon Table Design digunakan untuk digunakan untuk merancang
tabel yang dibutuhkan dalam suatu database. Icon ini merupakan pengaturan
tingkat lanjut dari icon Table. Dengan icon Table Design, user bisa mengatur
atribut table dari database aktif sehingga setiap field bisa diset dengan tipe
data tertentu.
Terima kasih telah berkunjung.
dan mohon maav atas kesalahannya





